BALI telah menjadi tujuan wisata paling populer di Indonesia selama beberapa dekade. Sekarang sejumlah turis menyebut ada destinasi yang diistilahkan dengan The New Bali alias Bali baru, yakni Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat. Benarkah demikian?
Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata dan meningkat juga masalah-masalah yang terkait dengan pariwisata, muncul pertanyaan apakah ada tempat lain di Indonesia yang dapat menggantikan Bali sebagai tujuan wisata yang menarik?
Beberapa wisatawan dan pengamat pariwisata menunjuk Pulau Sumbawa sebagai alternatif yang menjanjikan menggantikan Bali.
BACA JUGA:
Terletak di bagian timur Indonesia, Sumbawa adalah pulau yang belum sepenuhnya dikembangkan untuk pariwisata, namun memiliki potensi yang besar dengan pantai-pantainya yang menakjubkan, air lautnya yang jernih, dan budayanya yang kaya.
Resort wisata di Pulau Sumbawa
Media Australia, News.com.au mengulas 6 alasan Pulau Sumbawa layak jadi ‘the new Bali’ sebagai berikut :
1. Tempat yang tidak terlalu ramai
Mungkin ombak di Sumbawa tidak secantik ombak di Bali, tetapi kelebihannya adalah tempatnya tidak terlalu ramai.
Mulai dari Lakey Peak dan Scar Reef hingga Periscopes, Supercuck dan Yoyos, tersedia banyak ombak yang bisa membuat Anda melupakan Padang Padang dan Uluwatu.
2. Air terjun di dalam hutan
Jika Anda berpikir bahwa Bali adalah satu-satunya tempat di Indonesia di mana Anda bisa membuat teman-teman Anda merasa iri ketika Anda melompat ke dalam sungai di air terjun, maka pikirkan lagi. Di Sumbawa juga terdapat air terjun indah yang letaknya di dalam hutan terpencil.
3. Nama yang mudah diingat
Seorang traveler menuliskan di instagramnya @freelance_amy baru-baru ini, "Bali sudah ketinggalan zaman, Sumbawa sedang naik daun."
Terlepas dari benar atau tidaknya klaim ini, hal ini menunjukkan bahwa banyak orang yang membicarakan Sumbawa.
Amy memberikan pandangan menarik mengenai pengalamannya di Sumbawa, ia menulis bahwa meskipun Sumbawa tidak memiliki kemudahan yang dimiliki Bali, tetapi Sumbawa tetap menjadi tempat yang indah untuk menghabiskan waktu dan merasakan keajaiban pulau tersebut.
4. Belum seberkembang Bali
Membahas tentang kenyamanan makhluk hidup, beberapa factor yang dulu membuat Bali menjadi lebih ekotis adalah potensi terkena sakit parah (Bali Belly), resiko terbakar matahari, serta tidak memiliki F45 di dua negara yang berbeda.
Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini banyak perubahan yang terjadi di Bali jika dibandingkan dengan 20 tahun yang lalu, mulai dari kehadiran crossfit di Canggu, alpukat panggang dengan cabai dan Dukka di Seminyak, pusat pilates dunia yang beralih ke Ubud, hingga munculnya kafe-kafe dengan air yang telah disaring di Nusa Dua.
Bahkan sejak tahun 1979, wisatawan di Bali telah mengeluhkan keramaian turis di Bali (seperti yang disebutkan dalam artikel Tracks bahwa "Tidak ada tempat di mana Anda bisa pergi begitu jauh dan begitu dekat dengan rumah").
Oleh karena itu, jika Anda mencari pengalaman yang lebih sederhana, Sumbawa dapat menjadi alternatif yang menarik.
5. Memiliki fenomena alam yang luar biasa
Mungkin tidak ada pusat perbelanjaan yang menjual baju desainer terbaru dan barang-barang mewah, atau kafe Instagramable yang menyajikan makanan mahal dengan presentasi yang cantik, namun Sumbawa menawarkan keindahan alam yang tidak bisa Anda temukan di tempat lain.
Pulau Satonda, contohnya, ialah sebuah pulau yang menakjubkan yang terletak di lepas pantai utara Sumbawa.
Pulau yang terbentuk akibat letusan gunung berapi yang terjadi jutaan tahun lalu dan terletak sekitar 1000 meter di bawah permukaan laut.
Banyak orang yang melakukan pendakian ke puncak Gunung Tambora untuk menyaksikan pemandangan yang luar biasa dari Pulau Satonda.
Pulau Satonda (IG @satondaisland)
6. Rekan sesama wisatawan lebih berjiwa petualang
Di Sumbawa, Anda mungkin akan bertemu dengan wisatawan lain yang ingin menghindari keramaian, dan melihat pengalaman perjalanan mereka secara berbeda. Jadi, jika itu yang Anda cari, Sumbawa mungkin cocok untuk Anda.
(Salman Mardira)