Jika ke depannya ditemukan kasus varian Arcturus ini di Indonesia, Maxi mengungkap prosedur penanganannya tetap sama seperti sebelumnya.
"Kalau ada gejala tentu harus dilakukan prosedur mulai dari karantina, periksa diswab PCR dan langsung diperiksa whole genome sequencing (WGS),” pungkas dr. Maxi
Sebagai informasi, dikutip dari TheSouthFirst, varian Arcturus dengan kode XBB.1.16 ini sendiri telah terdeteksi di setidaknya 12 negara, dengan kasus tertinggi di India, diikuti oleh Amerika Serikat, Brunei, Singapura, dan Inggris.
(Rizky Pradita Ananda)