6 Hal Penting Seputar Infeksi Jamur Candida Auris yang Merebak di AS

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 27 Maret 2023 08:00 WIB
infeksi jamur Candinda Auris, (Foto: BBC-Yahoo News)
Share :

4. Resistent antiobiotik : Profesor biologi molekuler di University of Plymouth, Inggris, Dr. Tina Joshi, mengatakan infeksi jamur ini tak boleh dipandang sebelah mata, karena infeksi ini biasanya cukup serius. Sebab, jamur jenis ini seringkali kebal terhadap obat biasa, yang akhrinya membuat infeksi sulit diobati.

"Masalah terbesar dengan jamur ini adalah resistensinya terhadap obat yang kita miliki," ujar Dr. Tina, dikutip dari BBC.

 

(Foto: Reuters) 

5. Sulit dideteksi tes lab : Catatan lebih lanjut dari CDC menyebutkan, sejauh ini masih sulit bagi para dokter untuk menyatakan (terkait kasus kematian) apakah pasien memang meninggal karena infeksi jamur, atau kondisi penyakit yang mendasarinya.

Oleh karenanya, kondisinya jadi agak rumit karena mengingat orang yang terinfeksi biasanya punya penyakit lain yang mendasarinya. Sulit bisa langsung dikenali dari gejala, sejauh ini cara mengetetahuinya hanya dengan tes laboratorium saja bisa mendiagnosis infeksi C. auris tersebut.

6. Sulit diobati: CDC menyebut beberapa infeksi C. auris kebal terhadap ketiga kelas utama obat antijamur yang tersedia di AS, makanya kasus infeksi jamur Candida ini jadi sulit diobati. Meski kini, seperti diungkap Dr. Amesh, ada obat antijamur baru yang sedang dikembangkan untuk bisa bekerja melawan infeksi C.auris, tetapi saat ini obat itu belum siap.

Namun untungnya, menurut Thomas Russo, M.D., profesor dan kepala penyakit menular di University at Buffalo di New York, obat echinocandin masih efektif melawan sebagian besar infeksi dari strain ini.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya