Penelitian menunjukkan bahwa ketidakmampuan untuk berjalan dan berbicara pada saat yang sama, kemungkinan merupakan tanda peringatan kerusakan otak. Para peneliti menduga hal ini merupakan penurunan kognisi dan memori tergantung pada penyusutan lobus frontal dan hippocampus serta perlambatan produksi bahan kimia di otak seiring bertambahnya usia.
“Kinerja tugas ganda, di bidang ilmu saraf dan penuaan, merupakan penanda penting dalam kesehatan otak,” jelas Zhu.
Sebagai catatan penting, tidak semua usia tua mengalami penurunan kognitif. Hal tersebut tergantung masing-masing individu, ada yang memiliki daya ingat yang kuat meskipun sudah tua begitupun sebaliknya.
(Rizky Pradita Ananda)