“Kami pasti optimis ya. Karena kita lihat di tahun 2022, meski PPKM belum dicabut, namun pada saat itu pergerakan juga sudah dilonggarkan ya. Kita lihat antusiasme masyarakat juga cukup besar pada saat itu pergerakannya,” jelas Maulana.
Meski begitu, Ia menjelaskan bahwa belum ada target pasti jumlah kunjungan di momen bulan suci Ramadhan hingga lebaran tahun ini.
Namun, pihaknya berharap jumlah tersebut setidaknya sama dengan momen menjelang lebaran di tahun 2022.
“Apalagi cuti bersama di tahun lalu itu sekitar 10 hari. Tahun ini kita punya 4 hari kalau nggak salah. Kita harapkan pergerakannya tumbuh paling tidak sama seperti tahun lalu,” tutupnya.
(Rizka Diputra)