Kemudian, ada seorang ahli biologi Prancis menemukan informasi tersebut secara kebetulan saat menjelajahi database dan membagikannya dengan sekelompok ilmuwan yang berbasis di luar China dan menyelidiki asal-usul virus corona.
Data pengurutan genetik menunjukkan bahwa beberapa sampel, yang diketahui positif mengidap virus corona, juga mengandung materi genetik dari rakun, yang menunjukkan bahwa hewan itu mungkin sudah terinfeksi oleh virus SARS-CoV-2, menurut para ilmuwan.
Tiga tahun pandemi Covid-19 berlangsung, hingga saat ini para ilmuwan terus bergelut mencari asal muasal pandemi Covid-19 sejak virus pertama kali muncul. Meski memang, dalam prosesnya, pencarian ini dipersulit berbagai faktor. Mulai dari gelombang kasus positif dalam dua tahun pertama pandemi dan perselisihan politik yang semakin sengit.
(rpa)
(Martin Bagya Kertiyasa)