7. Kontraktur ekstremitas: Pemendekan otot di lengan atau tungkai karena rentang gerak yang berkurang. Masalah yang bisa muncul di otot, persendian, tendon, dan jaringan lain yang biasanya menyebabkan nyeri dan hilangnya gerakan.
8. Sakit bahu: Muncul akibat kurangnya dukungan lengan, karena kelemahan atau kelumpuhan. Hal ini disebabkan ketika lengan yang stroke menggantung, mengakibatkan lengan tertarik ke bahu, sering dikaitkan dengan otot rotator cuff yang lemah.
9. Trombosia vena dalam: Alias DVT, merupakan gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah kaki karena imobilisasi akibat stroke. Kondisi serius yang harus segera ditangani, agar penggumpalan tak menyebar ke paru-paru.
10. Afasia: Ketidakmampuan atau berkurangnya kemampuan berkomunikasi dengan orang lain, akibat kerusakan otak pada pasien stroke. Kondisi ini menyebabkan pasen kesulitan memahami ucapan dan ekspresi.
11. Sakit kepala: Bisa muncul di area kepala mana pun yang lokasi dan intensitasnya bisa bervariasi.
12. Pengencangan otot: Terjadi dengan ketidaksengajaan sebagai imbas daro stroke, menyebabkan kekakuan pada otot yang tak bisa bergerak dalam rentang gerak penuh.
(Rizky Pradita Ananda)