"Saya cek di KKI, yang diproses ada 77 ribu dalam setahun, ada sekitar 400 miliar setahun. Jadi yang harus dikeluarkan dokter-dokter setiap tahun, untuk lulus STR dan SIP itu mahal sekali,” sambungnya.
(Foto: MPI/ Kevi)
Biaya teknis seperti ini, ditegaskan Menkes sudah seharusnya tidak perlu membebani, dirogoh lagi oleh para dokter.
"Harusnya dokter-dokter ini enggak usah mengeluarkan uang sampai Rp460 miliar per tahun, hanya untuk pengurusan izin-izin itu. Lebih baik dipakai untuk penelitian untuk pendidikan," tegas Menkes Budi.
(Rizky Pradita Ananda)