Ketua Harian DPP Lampung Sai, Rycko Menoza SZP, mengatakan, Belangiran merupakan tradisi turun temurun warga Lampung, untuk menyucikan diri menjelang bulan Ramadhan yang perlu dilestarikan agar tidak punah.
"Kegiatan yang dilakukan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan ini merupakan bentuk konsistensi DPP Lampung Sai dalam melestarikan budaya dengan dukungan dari Pemprov Lampung," katanya.
Menurut Rycko, prosesi Belangiran juga merupakan upaya kontribusi dari Lampung Sai dalam memajukan pariwisata Lampung yang saat ini terus menjadi daerah primadona bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain itu, kehadiran tamu asing dalam kegiatan Belangiran tentunya akan lebih mengenalkan budaya dan wisata Lampung di kancah dunia melalui media sosial.
Prosesi budaya itu, dihadiri mantan Gubernur Lampung Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP, yang juga Ketua Umum DPP Lampung Sai, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. (H.C.) Agum Gumelar dan istri, anggota DPD RI Bustami Zainudin, serta sejumlah duta besar Indonesia untuk negara sahabat, alumnus Akabri angkatan 70, dan undangan lainnya.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penebaran benih ikan sebagai upaya menjaga kelestarian alam pada ekosistem sungai.
(Rizka Diputra)