Para peneliti menemukan, kalau pemain catur jadi bermain lebih buruk saat terpapar udara berkualitas buruk. Alhasil para pemain catur yang kena kontak udara berkualitas buruk tersebut jadi memilih pilihan yang kurang optimal selama permainan.
"Kami menemukan, ketika orang terpapar polusi udara tingkat tinggi maka mereka (para pemain catur) jadi membuat lebih banyak kesalahan. Mereka membuat kesalahan yang lebih besar," kata Juan Palacios, ekonom di Sustainable Urbanization Lab MIT sekaligus salah satu penulis studi.
Polusi udara, salah satunya yang timbul karena asap kendaraan memang berefek negatif pada kesehatan. Mulai dari kanker hingga gangguan kesehatan mental. Faktanya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) bahkan polutan udaraini menyebabkan hingga 200.000 kematian dini per tahunnya dan secara global angka ini melesat naik menjadi 9 juta, per studi tahun 2022.
(Dyah Ratna Meta Novia)