ARKEOLOG telah menemukan bukti langsung paling awal bahwa aktivitas menunggang kuda sudah dilakukan manusia sejak 5.000 tahun lalu. Bukti itu ditemukan dalam kerangka manusia berusia 5.000 tahun di Eropa tengah.
"Ketika Anda menunggang kuda dan mengendarainya dengan cepat, itu mengasyikkan. Saya yakin manusia purba merasakan hal yang sama," kata David Anthony, asisten penulis studi dan arkeolog Hartwick College seperti dilansir dari The Star, Senin (6/3/2023).
BACA JUGA:Mengenal Seollal, Tradisi Tahun Baru Warga Korea yang Dirayakan Meriah
"Menunggang kuda adalah aksi tercepat manusia untu bisa bepergian sebelum ada rel kereta api," ujarnya.
Mengutip laporan kantor berita AP, para peneliti menganalisis lebih dari 200 sisa-sisa kerangka Zaman Perunggu dalam koleksi museum di Bulgaria, Polandia, Rumania, Hongaria, dan Republik Ceko untuk mencari tanda-tanda apa yang asisten penulis dan antropolog Universitas Helsinki, Martin Trautmann, sebut sebagai "sindrom penunggang kuda".
BACA JUGA:Unik! Ini 6 Tradisi Orang Jawa Sambut Bulan Rajab
Sebuah penanda cerita yang menunjukkan bahwa seseorang kemungkinan besar menunggangi binatang, termasuk tanda keausan yang khas pada rongga pinggul, tulang paha, dan panggul.
"Anda dapat membaca tulang seperti biografi," kata Trautmann, yang sebelumnya telah mempelajari pola keausan serupa pada kerangka dari periode selanjutnya ketika menunggang kuda sudah mapan dalam catatan sejarah.