Untuk mempersingkat perjalanan KA Galuh digabung dengan KA Kahuripan tujuan Bandung-Kediri. Rangkaian ini berjalan tanpa kendala dengan formasi 2 lokomotif +13 K3.
Mendekati Stasiun Cirahayu (Dulu Torolek) pukul 00.03 WIB rangkaian KA Galuh dan KA Kahuripan mengalami rem blong. Kereta gabungan ini semakin melaju kencang tidak terkendali hingga terjadi kecelakaan di KM 241 di tikungan jembatan Torowek.
Setidaknya ada 4 gerbong kereta terlempar ke sisi kanan rel. Sedangkan kereta terakhir berada di bawah jurang yang memiliki kedalaman 10 meter dan 3 gerbong lainnya masih berada dalam rel.
Sebanyak 5 gerbong selamat dan dievakuasi ke Stasiun Cibatu. Peristiwa tersebut menewaskan 14 orang meninggal dunia. Mengingat Sejarah Stasiun Cipeundeuy, semua kereta api diharuskan berhenti untuk menghindari kejadian serupa.
(Salman Mardira)