Berikut ini deskripsi koleksi dari para desainer IFS:
Khadeja Alattas
Terinspirasi dari adat pernikahan masyarakat Nagekeo yang ada di Flores. Mas kawin dinilai bagian dari kesakralan dalam sebuah pernikahan. Masyarakat Flores menyebut mas kawin sebagai "Belis". Dan, mas kawin ini identik dengan gading gajah. Pada koleksi ini, Khadeja ingin menunjukkan sisi lain yang indah dari mas kawin khas Nagekeo.
Nafisyah
Terinspirasi dari seorang tokoh pejuang perempuan NTT yaitu Francisca Fanggidaej. Pada koleksi ini, Nafisyah menampilkan “pemberontakan” dari perspektif yang berbeda dan bersumber dari cerita sejarah perjuangan Francisca Fanggidaej dalam melawan penjajahan. Koleksi ini seakan membuat masyarakat penasaran tentang kekuatan energi pada koleksi busana yang ditampilkan.
Ali Eunoia
Terinspirasi dari sebuah film dokumenter Indonesia yang berjudul Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak. Bercerita tentang perjuangan perempuan Tanah Sumba yang mencari keadilan sebagai bagian dari hak asasi manusia. Lewat koleksinya itu, Ali Eunoia ingin bercerita tidak sekadar soal keindahan tapi juga pesan semangat berjuang.
(Dyah Ratna Meta Novia)