Bayi Obesitas di Bekasi Berusaha Turunkan Berat Badan

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2023 12:12 WIB
Bayi obesitas (Foto: Antara)
Share :

BELUM lama ini viral video di media sosial memperlihatkan seorang bayi 1 tahun miliki berat badan 27 kg. Menyebarnya video viral ini membuat netizen khawatir.

Bagaimana tidak, bayi berusia 1 tahun sangat tidak wajar memiliki berat badan sampai 27 kilogram. Artinya, bayi tersebut mengalami kondisi yang disebut obesitas.

 

Padahal, menurut tabel berat bayi yang dirilis oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) berat badan bayi usia 12 bulan atau 1 tahun adalah 6,8 - 12,0 kg untuk bayi perempuan. Sedangkan untuk bayi laki-laki beratnya 7,5 - 12,4 kg.

Bayi itu bernama Muhammad Kenzi Alfaro, anak yang berusia 16 bulan itu terlalu obesitas dengan berat 27 kilogram.

Selama ini rupanya Kenzi diberi susu kental manis. Kepada wartawan, Ibu Kenzi, Pitriyah menjelaskan, jika Kenzi sudah mengonsumsi susu kental manis saat berusia 1 tahun.

Kini Kenzi sudah ditangani tenaga kesehatan dengan menjalani rawat jalan secara intensif sejak Desember 2022.

"Sudah ditangani oleh petugas kesehatan kami. Dari puskesmas kemudian dirujuk ke rumah sakit dengan status peserta BPJS Kesehatan aktif," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata di Cikarang, Selasa.

Dia menjelaskan, Kenzi terlahir dari pasangan M Sopiyan dan Pitriah yang tercatat sebagai warga Kampung Tambun Permata, RT 002/002, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Petugas mengetahui kondisi obesitas Kenzi setelah orangtua balita itu mendatangi Posyandu Setyamulya di Desa Pusaka Rakyat pada Desember 2022 lalu.

 BACA JUGA: Bayi Obesitas di Bekasi Ternyata Sering Minum Susu Kental Manis, Kenali Yuk 4 Bahaya!

"Orang tua balita datang ke posyandu, kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan. Saat Desember, berat balita tercatat sudah 26,9 kilogram dengan tinggi 75 sentimeter. Sedangkan saat dilahirkan, beratnya sudah 4,5 kilogram dengan tinggi 48 sentimeter," ucapnya.

Beberapa hari setelah itu, tepatnya tanggal 16 Desember 2022, bidan dari desa mulai rutin melakukan kontrol ke rumah orang tua Kenzi, didampingi oleh petugas Tenaga Pelaksana Gizi (TPG).

Kemudian pada tanggal 20 Desember 2022, petugas TPG bersama kader posyandu menjemput Kenzi dan ibunya untuk dibawa ke UPTD Puskesmas Setiamulya.

"Sesampainya di sana, dilakukan pemeriksaan oleh dokter kemudian dirujuk ke RS Ananda Babelan untuk ditangani lebih lanjut," katanya.

Sejak saat itu Kenzi diharuskan melakukan rawat jalan dan saat ini balita obesitas itu menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Hermina Bekasi sebagai upaya menurunkan berat badan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya