Kesultanan Sambas baru memulai sejarahnya pada permulaan berkembangnya agama Islam sejak awal abad ke-16.
Dirinya berharap dengan adanya wisata sejarah tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Dengan demikian, lanjutnya, warga sekitar punya kesempatan untuk mendpaat pemasukan, misalnya dengan membuat semacam pernak-pernik dan kuliner khas Desa Sebangun berupa olahan sagu sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang oleh wisatawan.
(Rizka Diputra)