Menanggapi hasil studi risiko penyintas Covid-19 terkena diabetes ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Mohammad Syahril menilai, menurutnya informasi sehubungan penelitian tersebut harus dibaca lebih detail terlebih dahulu.
Mengingat sebetulnya, penyakit kardiovaskulaar seperti diabetes, kolesterol dan darah tinggi, begitu bisa alias sangat mungkin untuk diidap seseorang tanpa harus terinfeksi Covid-19 terlebih dahulu.
“Ketiga penyakit itu bisa terjadi tanpa Covid-19, bisa disebabkan oleh faktor genetik dan gaya hidup yang tidak sehat. Seperti pola makan atau merokok, bisa mempercepat penyakit itu,” papar dr Syahril.
Namun, ia tak menampik jika hasil penelitian tersebut sejatinya bisa dijadikan sebagai bahan referensi semua masyarakat agar lebih waspada dan menerapkan perilaku gaya hidup sehat dalam sehari-hari.
“Penelitian itu kita terima sebagai referensi, jadi harus mewaspadai. Bahwasanya tak cuma penyintas Covid-19, orang normal juga bisa alami tiga penyakit itu karena genetik dan gaya hidup,” tandas dr. Syahril
BACA JUGA:Epidemiolog Sebut Varian Kraken Tak Berdampak ke Masyarakat, Kenapa?
BACA JUGA:Menkes Budi Akui Tak Terlalu Cemas Soal Varian Kraken di Indonesia
(Rizky Pradita Ananda)