Bahkan, tidak sedikit transaksi senilai jutaan rupiah dilakukan antara dua orang di jalan dan bukannya di sebuah toko mewah.
Namun, intan, perak, emas, dan batu mulia lain yang diperjualbelikan di pasar ini kualitasnya tersohor dan tidak diragukan lagi.
Selain menjadi tempat diperjualbelikannya batuan mulia Kalimantan, Martapura juga dikenal sebagai salah satu lokasi penambangan atau pendulangan intan dan batu mulia lain.
Pada tahun 1965, Martapura dikenal dunia karena intan bernama Putri Malu. Intan seberat sekira 200 karat ini ditemukan di lokasi penambangan Pengaron. Konon katanya, intan yang ditemukan pada 2008 ini adalah intan terbesar yang pernah ditemukan di tanah borneo.
(Foto: Pinterest/MaryBeauty)
Adapun karakteristik berlian buatan Martapura adalah cenderung berbeda dari berlian impor. Berlian Martapura jika disinari tidak memancar seterang berlian impor yang mempunya tingkat keterbiasan lebih tinggi. Ini disebabkan oleh proses penggosokan berlian di sini notabene dilakukan secara nasional.
Harga yang dipatok pun lebih murah ketimbang di tempat lain. Harga berlian serta barang kerajinan di Martapura berkisar antara ratusan ribu hingga ratusan juta. Tergantung keunikan dan kelangkaannya masing-masing.