BRUNEI Darussalam merupakan negara terkecil yang di Pulau Kalimantan dan berbatasan langsung dengan Indonesia. Brunei juga menjadi negara kedua setelah Singapura dengan wilayah terkecil dalam daftar negara ASEAN.
Namun, tahukah Anda jika Brunei Darussalam dijuluki sebagai negara Petro Dollar di Asia Tenggara?
Lantas, mengapa Brunei Darussalam dijuluki sebagai negara Petro Dollar? Berikut penjelasannya sebagaimana dikutip dari situs idkuu.com.
Alasan mengapa Brunei Darussalam disebut sebagai negara Petro Dollar, dikarenakan Brunei merupakan negeri yang kaya raya di ASEAN, dan menjadi negara dengan komoditas ekspor utama minyak mentah dan gas alam.
Sektor pertambangan minyak bumi Brunei terdapat di tiga daerah utama, yakni Seria, Kuala Belait, dan penambangan lepas pantai Ampa.
Brunei juga memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di Asia Tenggara, setelah Singapura, dan diklasifikasikan sebagai negara maju.
Tidak hanya itu, Brunei juga dijuluki sebagai negara Petro Dollar karena pendapatan Brunei sebagian besar dari hasil ekspor minyak bumi. Sedangkan untuk perekonomian Brunei bergantung pada pertambangan minyak bumi.
Petro Dollar merupakan negara yang memiliki pendapatan terutama dari pertambangan minyak bumi dan gas alam. Tak hanya Brunei, negara-negara lain yang disebut petro dollar di antaranya Saudi Arabia, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Dubai, dan Kuwait di Timur Tengah. Hanya saja, dari Asia Tenggara Brunei menjadi satu-satunya.