“Kalau merokok, kita sampai di titik kita paham bahwa setiap orang harus berusaha. Tetapi kita bantu usaha mereka lebih berhasil dengan menciptakan lingkungan yang mendukung. Tapi kalau tentang makanan, kami masih merasa tidak seperti itu,” imbuhnya.
Sementara itu, ahli diet senior di Nutrition Australia ACT, Leanne Elliston, mengatakan menurutnya membandingkan perokok pasif dan konsumsi junk food ini adalah hal yang agak berlebihan.
“Saya paham maksud pesan dari Professor Susan itu, tapi saya pikir dua hal itu tidak akan punya efek yang persis sama. Tapi poin valid dari Professor Susan, memang paralel dari segi kesehatan, perokok pasif dna kebiasaan membawa kue ke kantor berbahaya dalam cara yang berbeda,” jelas Leanne.
Intinya ialah, bagaimana mencoba mendorong pola makan yang lebih sehat bagi para pekerja di tempat kerja.
“Salah satu hambatan untuk makan sehat, memang terkait dengan lingkungan makanan kita, termasuk tempat bekerja,” kata Leanne lagi.
Banyak orang membawa makanan seperti kue, cokelat, dan camilan untuk minum teh atau kopi ke tempat kerja dengan niat baik, tetapi ini memang bukan kebiasaan sehat.
“Kondisi itu memang menyulitkan orang yang sedang mencoba mengendalikan berat badan dan kebiasaan makan mereka,” pungkas Leanne.
(Rizky Pradita Ananda)