“Potensi wisata Kalbar itu banyak, ada 325 destinasi wisata Kalbar, yang harus dikembangkan itu Temajuk, karena pantainya sangat panjang dan bersih. Kalau sudah ada yang berani berinvestasi membangun hotel, itu bagus sekali,” katanya.
Ia menjelaskan, dengan jalan yang sudah bagus, akan lebih mudah dan lancar untuk menuju Temajuk. Kalau dari Sambas tidak sampai 2 jam, sedangkan dari Malaysia, tinggal membenahi pintu imigrasi Indonesia yang di perbatasan dan itu sudah bisa mengubah peta wisata di Kalimantan Barat.
(Menparekraf Sandiaga Uno, Foto: ANTARA/Rudi)
“Akan banyak wisatawan Malaysia, Sarawak, Kuching yang ingin berkunjung ke Temajuk juga. Karena pantai kita bersih, ada ciri khas tersendiri, seperti penangkaran penyu, ubur-uburnya panen setahun dua kali,” ujarnya.
Bahkan ia juga berharap agar masyarakat dapat mengembangkan kuliner-kuliner yang tidak ada di tempat lain juga, seperti Peceri Nanas, Mangga Muda, buah-buahan yang unggul, seperti Durian Jemongko.
“Itu kalau dikembangkan sangat menarik. Ciri khas yang dimiliki itulah yang akan menarik para wisatawan akan berkunjung ke tempat wisata kita (Kalbar),” tutup Sutarmidji.
(Rizka Diputra)