Menguak Alasan Mengapa Disebut Klitih, Ternyata Begini Asal Mulanya

Najwa Avifah Octavia, Jurnalis
Jum'at 10 Februari 2023 06:02 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
Share :

KLITIH, sebuah kata yang tak asing yang menggambarkan sebuah kelompok melakukan aksi kriminalitas. Klitih ini biasa ditemui di jalan besar maupun gang kecil di Yogyakarta dan sekitarnya. Tentu saja aktivitas kelompok tersebut membuat khawatir masyarakat setempat.

Umumnya Klitih dilakukan oleh pelajar remaja, bahkan masih ada di bawah umur. Biasanya para pemuda melakukan aksinya dengan menyakiti pengendara lain saat malam hari di jalan yang sepi.

Seseorang yang tak sengaja melewati jalan sepi maka akan dijadikan target, tanpa memandang bulu. Mereka melakukan aksi perundungan secara fisik menggunakan senjata tajam seperti, pisau, silet, celurit, dan benda tajam lainnya. Korban akan menerima luka ringan hingga berat dan meninggal dunia.

Asal-usul klitih

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone dari berbagai sumber, Klitih atau kepanjangan dari Kliling Golek Getih (keliling mencari darah) aktivitas di luar rumah tanpa tujuan yang jelas.

Bisa juga berarti melakukan aktivitas tidak jelas dan bersifat santai sambil mencari barang bekas dan klitikan.

BACA JUGA: Begini Asal Usul Kenapa Rembang Dijuluki The Cola of Java


Dalam Kamus Bahasa Jawa SA Mangunsuwito, asal kata kliteh diambil dari kata ulang klitah-klitih. Kata ini sendiri memiliki arti berjalan bolak-balik seperti kebingungan.

Seorang ahli bahasa Jawa yang merupakan Guru Besar Universitas Sanatha Dharma Yogyakarta, Pranowo, juga membenarkan asal muasal klitih. Katanya istilah klitih berasal dari klitih-klitih, yaitu milingga yang mengubah bunyi atau mengulangi bunyi.

Sementara itu, Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Arie Sujito menyebut bahwa sejarah klitih berasal dari istilah Jawa yang sudah lama digunakan. Ia menjelaskan, kliteh pada masa lalu berarti aktivitas masyarakat yang keluar ke jalan pada malam hari untuk melepas penat.

Jika dilihat dari kesimpulan diatas, aktivitas Klitih tidak menjurus ke arah negatif seperti yang dilakukan oleh beberapa oknum di zaman sekarang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya