Sementara beban dari segi jumlah angka kasus, dilaporkan ada dua jenis kanker di dengan cukup tinggi jumlah kasusnya. Pertama yakni kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks).
Dokter Maxi mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pengecekan kesehatan dan memahami faktor risiko penyebab dari kanker, terutama kanker payudara dan serviks. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat juga bisa ditangani dengan tepat.
Sehingga angka kematian dari kanker, yang 70 persennya terjadi di negara -negara berkembang termasuk Indonesia ini,i diungkap dr. Maxi yang berdasarkan penelitian sebetulnya bisa ditekan dengan sederet upaya.
“Tentu ini sangat disayangkan, karena sesungguhnya menurut penelitian bahwa 30 sampai 50 persen kematian akibat kanker sesungguhnya masih bisa dicegah. Tentu dilakukan dengan cara faktor risiko dan lakukan deteksi dini secara bertahap," jelas dr. Maxi
BACA JUGA:6 Langkah Lakukan Deteksi Dini Kanker Payudara di Rumah
(Rizky Pradita Ananda)