3. Rampung dalam waktu singkat
Terlepas dari ukuran proyek yang sangat besar, desain, perencanaan, dan konstruksi Empire State Building hanya memakan waktu 20 bulan.
Setelah menghancurkan hotel Waldorf Astoria, yang awalnya berdiri di lahan tersebut, kontraktor Starrett Brothers dan Eksen menggunakannya untuk mendirikan pencakar langit baru dalam waktu 410 hari.
Bahkan, 30 tingkat pertama telah selesai dibangun sebelum detail tertentu dari lantai dasar diselesaikan.
Dalam pembangunan serba cepat tersebut, setidaknya ada lima pekerja yang tewas selama proses konstruksi.
(Foto: wherearethosemorgans.com)
4. Tiang tambat kapal udara
Pemilik bangunan awalnya membangun tiang di puncak sebagai dok untuk kapal udara.
Mereka merancang skema manuver kapal udara di samping gedung, kemudian menambatkannya ke alat derek. Nantinya penumpang akan keluar melalui gangplank terbuka, lalu chek-in di kantor pabean, kemudian berkeliling Manhattan dalam tujuh menit.
Namun, karena angin kencang di dekat atap gedung, membuat pilot sulit untuk mengendalikan kapal udara. Pada September 1931, sebuah kapal kecil berhasil ditambatkan di puncak menara selama beberapa menit.
Tetapi rencana dok pesawat tersebut akhirnya ditinggalkan tak lama kemudian.