"Sementara Boeing juga membangun 767 dan 777 di Everett, perusahaan belum memutuskan program mana yang akan secara permanen mengambilalih ruang produksi 747, yang saat ini digunakan untuk persediaan 787 dan pekerjaan 777X," terang Smith.
Boeing akan tetap terikat dengan 747 melalui bisnis aftermarket dan program penggantian Air Force One, yang dimenangkan Boeing pada 2018.
Pewaris 747, 777X tidak akan siap untuk dikirim hingga tahun 2025, tetapi Chief Executive Boeing, David Calhoun memusatkan perhatiannya pada masa depan itu.
"777 ialah pesawat berikutnya yang mendominasi ruang ini, menggusur semua pesaingnya begitu saja - dan kami bahkan belum memperkenalkan versi terbaik," ujar Calhoun.
(Rizka Diputra)