Marie Kondo Menyerah Rapikan Rumahnya Usai Beranak Tiga

Vivin Lizetha, Jurnalis
Selasa 31 Januari 2023 15:45 WIB
Marie Kondo. (foto: Shutterstock)
Share :

MARIE Kondo dikenal sebagai influencer yang selalu mengedukasi cara membuat rumah selalu tampak rapi. Saking cintanya akan kebersihan, ia dinobatkan sebagai Ratu Kebersihan. Kondo bahkan pernah memiliki sebuah acara reality show bertajuk "Tidying Up With Marie Kondo."

Namun kabar yang baru saja Okezone dapat cukup mengagetkan. Pasalnya, Kondo mengaku sudah tidak suka lagi bebersih rumah. Hal ini dikutip dari People, dimana dalam sebuah acara Kondo menyebut telah "menyerah" untuk menjaga kebersihan rumahnya dengan sempurna.

"Rumah saya berantakan, tetapi cara saya menghabiskan waktu adalah cara yang tepat untuk saya saat ini di tahap hidup saya ini," katanya.

 

Ia menyadari hingga saat ini ia masih menjadi tukang bebersih profesional. Namun standar kebersihan yang dulu sudah diatur ulang sesuai kebutuhannya di masa sekarang, saat beranak tiga.

"Saya agak menyerah dengan cara yang baik bagi saya. Sekarang saya menyadari yang penting bagi saya adalah menikmati menghabiskan waktu bersama anak-anak saya di rumah," curhat Kondo.

Kondo sendiri memulai karirnya sebagai "tukang rapi-rapi" profesinal sejak tahun 2011. Dalam bukunya, The Life Changing Magic of Tidying Up, Kondo berbagi bagaimana cara hidup dengan rapi.

Di tahun 2012, ia menikah dengan Takumi Kawahara. Pasca menikah, Kondo masih tekun menggeluti dunia bebersih. Bahkan di tahun 2019, Serial Netflix, Tidying Up miliknya digandrungi banyak kalangan. Ini yang membuat Kondo semakin naik daun.

Namun setelah kelahiran anak ketiganya di tahun 2021, Kondo kewalahan. Sifat perfeksionis membuat dirinya kelelahan dan diliputi kecemasan.

"Kadang-kadang saya tidak bisa mengendalikan emosi saya dan menangis di penghujung hari," kisahnya.

 

Ini yang kemudian ia benahi di tahun 2022. Lewat buku terbarunya, Marie Kondo's Kurashi at Home: How to Organize Your Space and Achieve Your Ideal Life, ia ingin memberi tahu semua orang ada hal-hal yang berada di luar kendali seseorang dan tak bisa dipaksakan.

 

"Dulu saya perfeksionis, tetapi menjadi sulit untuk mempertahankan standar itu setelah memiliki anak. Banyak hal yang di luar kendali saya," jelasnya. "Saya berharap keterbukaan saya pada subjek akan membantu orang lain untuk melonggarkan standar yang tidak mungkin. Saya menyerah pada perfeksionisme beberapa waktu lalu!"

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya