Cara Mengobati Demam Berdarah Pada Anak, memang penting untuk diketahui dan dipahami oleh setiap orang tua.
Pasalnya, penyakit satu ini memang kerap menyerang anak-anak terutama di Indonesia yang memang lokasi ideal untuk berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti, biang kerok dari penyebaran virus demam berdarah.
Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk pembawa virus dengue. Saat seseorang, termasuk anak-anak terserang demam berdarah, gejalanya biasanya dimulai sekitar 4 sampai 10 hari setelah infeksi awal. Dalam banyak kasus, gejalanya akan ringan, makanya kerap disalahrtikan sebagai gejala influenza biasa atau infeksi lain.
Gejala umum umumnya berlangsung selama 2 hingga 7 hari terinfeksi, umumnya meliputi anak tiba-tiba demam tinggi bisa sampai 41 derajat Celcius, sakit kepala parah, kelenjar getah bening membengkak, nyeri sendi dan otot yang parah, muncul ruam di kulit (muncul antara 2 dan 5 hari setelah demam awal).
(Cara Mengobati Demam Berdarah Pada Anak, Foto: Shutterstock)
Kemudian bagaimana cara mengobati demam berdarah pada anak? Sayangnya, sampai saat ini, seperti dilansir dari Heathline, Kamis (26/1/2023) yang sudah ditinjau secara medis oleh Jill Seladi-Schulman, Ph.D disebutkan tidak ada obat atau perawatan yang dibuat khusus untuk infeksi demam berdarah, yang bisa dilakukan pertama adalah minum banyak cairan dan mengonsumsi obat pereda nyeri contohnya parasetamol untuk mengurangi demam, sakit kepala, dan nyeri sendi.
(Cara Mengobati Demam Berdarah Pada Anak, Foto: Freepik)
Namun ingat! Harus menghindari aspirin dan ibuprofen, karena bisa menyebabkan lebih banyak pendarahan internal. Selanjutnya, segera periksa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan medis dengan dokter.
Mengingat belum ada obat validnya, memang yang bisa dilakukan sebagai treatment adalah mengelola gejalanya. Melansir Medical News Today, berdasarkan penelitian tahun 2009, orang tua mungkin bisa mencoba memberikan air minum untuk membantu mencegah dehidrasi dan memastikan anak untuk banyak istirahat.
(Cara Mengobati Demam Berdarah Pada Anak, Foto: Shutterstock)
Dalam beberapa kasus, dokter umumnya akan merekomendasikan rawat inap dengan pemberian tindakan seperti suplementasi cairan IV, transfusi darah, dan transfusi trombosit.
BACA JUGA:Cara Mengobati Panas Dalam yang Tak Kunjung Sembuh, Minum Obat hingga Operasi
BACA JUGA:Cara Mengobati Usus Buntu dengan Kunyit, Bisa?
(Rizky Pradita Ananda)