Pupuk guano itu dimanfaatkan warga untuk memupuk tanaman, seperti cengkih, pepaya, jagung hingga tanaman padi.
Salah seorang yang mengambil pupuk guano, Subing warga Pekon Way Sindi mengatakan kegiatan memanfaatkan kotoran kelelawar itu untuk pupuk sudah berlangsung sejak lama.
"Kalau sepengetahuan kami mengambil pupuk di Gua Matu ini sudah dari nenek moyang kita dulu," kata Subing.
Namun, para pengunjung diingatkan untuk tidak bertindak ceroboh, dan bagi perempuan yang sedang datang bulan tidak disarankan untuk masuk ke dalam Gua Matu, demi keselamatan yang bersangkutan.
"Karena sudah pernah terbukti beberapa pengunjung mengalami hal-hal di luar nalar karena mengabaikan imbauan tersebut," demikian Makmur.
(Rizka Diputra)