Polusi Udara Picu Pneumonia hingga Kanker, Dokter Paru: Tetap Pakai Masker!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Sabtu 21 Januari 2023 06:00 WIB
Lindungi diri dari penyakit infeksi pernapasan, (Foto: Reuters)
Share :

Bahaya menghirup dan terus terpapar udara yang tercemar dengan polusi, tak boleh dianggap sepele. Paparan polusi jangka pendek dan panjang itu nyata adanya. Seperti disampaikan dr Agus, paparan polusi imeningkatkan risiko penyakit pneumonia, stroke, masalah jantung, PPOK, dan kanker paru-paru.

"Polusi udara menyebabkan masalah di paru-paru hampir 50 persen. Ini serius sekali, terlebih jika sudah punya masalah di saluran pernapasan sebelumnya," terang dr Agus.

Pada jangka pendek, paparan polusi udara menyebabkan sakit kepala, masalah jantung, masalah bernapasan, asma, hingga iritasi di mata, hidung, dan tenggorokan.

"Jadi, kalau ditanya apakah masker bermanfaat mencegah risiko penyakit akibat polusi udara, jawabanya iya," pungkasnya singkat.

 BACA JUGA:Sudah Ada Lebih dari 3.000 Kasus, Kemenkes Nyatakan Indonesia KLB Campak

BACA JUGA:Menkes Sebut Indonesia Lolos dari 2 Gelombang Varian Baru Covid-19

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya