Menurut Psikolog Karina Istifarisny, orangtua sudah kewajibannya untuk protektif ke anak, tapi jangan juga overprotektif. Gimana caranya protektif tapi gak over?
"Beri anak edukasi seksual, pandu mereka, jangan sampai mereka ingin tahu dan malah cari-cari sendiri ke sumber yang kurang tepat. Sumber utamanya harus dari orangtua," kata Karina.
Pada anak remaja, penting memberikan mereka pengetahuan tentang reproduksi mulai dari merawat kesehatannya sampai soal kehamilan.
"Bila perlu, nonton bareng dengan si anak proses hamil di Youtube ada atau beri edukasi saat beli pembalut. Jelasin kemudian apa itu menstruasi," saran Karina.
"Jangan lupa, informasi tentang penyakit menular seksual juga harus diberitahu ke anak supaya mereka paham risiko tindakan seksual, selain kehamilan," tambahnya.
(Vivin Lizetha)