Duh! Dokter di China Tak Boleh Tulis Covid-19 di Sertifikat Kematian

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 19 Januari 2023 09:16 WIB
Pandemi Covid-19 di China, (Foto: China Daily-Reuters)
Share :

PUNCAK gelombang Covid-19 di China diwarnai dengan berita terkait penyebab kematian di sertifikat kematian pasien.

Dilapor Reuters, Kamis (19/1/2023) ketika terjadi puncak gelombang Covid-19 di Beijing, terpampang pengumuman di Unit Gawat Darurat suatu rumah sakit swasta, bahwasanya dokter harus berusaha untuk tidak menulis infeksi Covid-19 sebagai penyebab kematian, di sertifikat kematian pasien.

Sebaliknya, menurut pemberitahuan tersebut, jika pasien yang bersangkutan mempunyai penyakit penyerta atau komorbid, maka penyakit inilah yang harus disebutkan sebagai penyebab utama kematian.

Jika dokter yang menangani pasien tersebut menyakini bahwa pasien tersebut meninggal memang semata-mata karena pneumonia akibat infeksi Covid-19, maka dokter yang menanganinya harus melapor kepada atasannya, yang akan mengatur konsultasi ahli sebelum kematian akibat Covid-19 tersebut untuk dikonfirmasi.

Tak hanya di RS swasta, ternyata di RS umum pun terjadi hal yang sama. Disebutkan sebanyak enam dokter di rumah sakit umum di seluruh China mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah menerima instruksi lisan serupa. Instruksi untuk agar tidak menghubungkan kematian pasien dengan Covid-19, intinya para dokter ini menyebutkan mereka mengetahui bahwa rumah sakit tempat mereka bekerja memiliki kebijakan seperti itu.

 

(Foto: Reuters)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya