Manik-manik magnetik yang tersangkut di usus sang anak, disebutkan telah merusak isi perut bocah tersebut. Dokter menyakini, anak laki-laki itu menelan manik-manik magnetik itu secara terpisah selama durasi waktu yang tidak diketahui. Kemudian karena sifat magnetisnya, manik-manik itu jadi saling menempel di dalam membentuk gelang di dalam usus.
Alhasil, manik-manik magnet tersebut menyumbat usus dan bahkan mengakibatkan ada lubang di perut sang bocah. Dokter mengatakan, menelan satu magnet tidak menimbulkan risiko tambahan selama ukurannya cukup kecil untuk melewati saluran pencernaan. Namun pada kasus ini, si anak menelan beberapa piece magnet.
“Diagnosisnya, terjadi obstruksi usus akibat benda asing yang tertelan. Pasien harus menjalani laparotomi darurat," papar studi penelitian tersebut.
Laparotomi, pemotongan perut yang dijalani anak laki-laki itu untuk menghilangkan 18 manik-manik heksagonal dari dalam usus si anak. Untungnya, pasien sudah bisa pulang, keluar dari rumah sakit enam hari setelah dioperasi. Dari pemeriksaan berkala enam bulan berikutnya, sang anak sudah dinyatakan pulih dengan baik.
(Rizky Pradita Ananda)