dr. Mursyid mengatakan sakit kepala di bagian belakang juga bisa berisiko sebagai gejala pecah pemubuluh darah di kepala. Meski tak selalu merujuk pada pecah pembuluh darah, sakit kelala di bagian belakang perlu diwaspadai.
“Tekanan darah kita yang sering dianggap biasa, misalnya sakit kepala di bagian belakang,” ucap dr. Musryid.
“Walaupun itu tidak menggambarkan selalu hipertensi, tapi tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan yang tinggi. Kalau terjadi tekanan darah yang tinggi bisa kita obati,” paparnha.
dr. Mursyid pun menyarankan untuk selalu memeriksakan segala keluhan pada tubuh dan tetap mewaspadai gejala-gejala yang timbul. Sebab, semakin cepat ditangani, maka risiko fatal hingga kondisi pecah pembuluh darah di kepala dapat diminimalisir.
(Vivin Lizetha)