Ngerinya Iki Palek, Tradisi Potong Jari Suku Dani Papua sebagai Simbol Duka

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 16 Januari 2023 13:00 WIB
Masyarakat suku Dani di Papua Pegunungan. (Instagram @tehhanlin)
Share :

INDONESIA punya sederet tradisi ekstrem yang masih dilestarikan oleh masyarakat adat di Nusantara. Salah satunya adalah iki pelek, tradisi potong jari ala suku Dani yang mendiami Lembah Baliem di Pegunungan Tengah, Provinsi Papua Pegunungan.

Memang terdengar mengerikan karena sungguh menyakitkan, tapi ritual potong jari lazim dilakukan masyarakat suku Dani saat ada anggota keluarganya yang meninggal dunia.

 

Mereka memotong jari dengan alat tradisional seperti pisau atau kapak. Bahkan ada yang menggigit jarinya sampai putus.

Potong jari adalah tradisi yang dilakoni turun-menurut dari nenek moyang suku Dani sebagai wujud rasa kehilangan atas kepergian anggota keluarganya yang meninggal dunia.

Meski menyakitkan, tapi mereka rela memotong sebagian jarinya sebagai ungkapan duka sekaligus rasa sakit ditinggal oleh orang tercinta.

Masyarakat suku Dani percaya bahwa dengan memotong jari maka roh anggota keluarganya yang sudah meninggal dunia akan tetap mendiami rumah Honai, sampai luka potongan itu sembuh.

 BACA JUGA:5 Tradisi Perayaan Tahun Baru Unik di Eropa, Hias Pohon hingga Lempar Piring ke Tembok

Intinya adalah potong jari dianggap sebagai simbol bersedih hati setelah ditinggalkan oleh orang terdekat seperti ayah, ibu, adik atau kakak.

Sebagaimana diketahui, suku Dani banyak mendiami wilayah Lembah Baliem. Pemukiman mereka berada di antara Bukit Erstberg dan Grasberg di Kabupaten Jayawijaya serta sebagian Kabupaten Puncak Jaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya