Anak-anak sekolah yang mengalami keracunan makanan tersebut, diketahui mengalami sejumlah gejala seperti mual hingga muntah-muntah. Sebagai tindak lanjut, ketujuh siswa yang keracunan langsung dilarikan ke Puskesmas Leuwisari dan RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis.
Fenomena jajanan “ciki ngebul” ini sendiri sebenarnya bukan hal baru karena sudah populer sejak dulu. Dulu dikenal juga dengan nama Napas Naga karena uap dari Nitrogen Cair yang dihasilkan.
Jajanan satu ini merupakan makanan ringan yang berasal dari tepung beras atau jagung yang memiliki bentuk bulat, kering, dan bertekstur renyah yang kemudian akan disajikan dengan menuangkan nitrogen cair ke wadah berisi snack ringan tersebut.
BACA JUGA:Kenaikan Kasus Covid, Menkes: Bukan karena Mobilitas Masyarakat
BACA JUGA:Menkes Rencanakan Tes Swab Covid-19 akan Bisa di Apotek
(Rizky Pradita Ananda)