PEMERINTAH Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai mempersiapkan lokasi pohon raksasa atau besar jenis Medang (Litsea Sp) sebagai tujuan wisata umum.
Wali Nagari Koto Malintang, Nazirudin mengatakan, pihaknya telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayu Gadang dan telah mengeluarkan surat keputusan.
"Pokdarwis Kayu Gadang telah diakui oleh Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam. Mereka juga telah mendapatkan pelatihan," katanya, melansir Antara.
Ia mengatakan, jalan menuju pohon besar yang diperkirakan berusia 560 tahun itu juga telah dibangun sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar tiga meter pada 2022. Pemerintah Nagari Koto Malintang juga melakukan gotong royong untuk membersihkan lokasi pada Kamis, 5 Januari 2023 lalu.
Gotong royong itu melibatkan Pokdarwis Kayu Gadang, Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK jorong se-Koto Malintang, Majelis Taklim dan lainnya.
Saat gotong royong itu, tambahnya, dikunjungi Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian beserta istri dan rombongan. Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian merupakan orang pertama yang mengisi dan menandatangani daftar kunjungan untuk 2023.
"Kapolres Agam menyerahkan bantuan untuk pengembangan pelestarian di area pohon besar," katanya.
Ke depan, bakal dibangun taman dan lokasi tempat duduk di lokasi pohon besar, sehingga pengunjung bisa betah di lokasi itu, karena pemandangan cukup bagus dan bisa melihat Danau Maninjau dengan jelas.
Untuk mewujudkan itu, ia berusaha semaksimal mungkin untuk mencari dana pengembangan lokasi itu.
"Ini untuk menarik pengunjung ke pohon besar dan salah satu ikon bisa melihat Danau Maninjau," katanya.