Kenapa Disebut Gunungkidul? Begini Asal Usul dan Sejarahnya

Cita Zenitha, Jurnalis
Kamis 05 Januari 2023 10:30 WIB
Pantai Kesirat, Panggang, Gunungkidul, DIY (Foto: Instagram/@najieb_haswell)
Share :

BANYAK yang bertanya terkait asal-usul kenapa disebut Gunungkidul? Tersimpan sejarah panjang mengenai berdirinya salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DYI) ini.

Gunungkidul memiliki memiliki pusat pemerintahan di Kecamatan Wonosari. Diperkirakan luas wilayah Gunungkidul mencapai 1.485,36 km2.

Kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten dan Sukoharjo di bagian utara, Samudra Hindia di bagian selatan, sedangkan pada bagian timur terdapat Wonogiri, dan Sleman pada bagian Barat.

Sejarah kenapa disebut Gunungkidul berasal dari penamaan bahasa jawa. Gunungkidul memiliki arti gunung yang berada di wilayah selatan.

Kenapa Disebut Gunungkidul?

Pernyataan tersebut sesuai dengan lokasi Gunungkidul yang berada di bagian selatan Pegunungan Sewu. Daerah Gunungkidul sebagian besar berupa perbukitan dan pegunungan kapur.

BACA JUGA: 5 Fakta Keren Kampung Janda di Gunungkidul, Tempat Perempuan Hebat dan Mandiri

Dahulu kala Gunungkidul masih menjadi hutan belantara. Saat itu ada segerombolan orang yang lari dari daerah Majapahit. Kemudian terdapat sebuah desa bernama Pongangan.

Desa Pongangan berada dibawah pimpinan R. Dewa Katong saudara dari Raja Brawijaya. Setelah R. Dewa Katong pindah ke daerah utara. Desa Pongangan dipegang oleh sang anak bernama R. Suromejo.

Semenjank R. Suromejo memimpin Desa Pongangan, desa ini semakin maju dan berkembang. Desa Pongangan semakin hari semakin ramai oleh penduduk yang berdatangan. Setelahnya R. Suromejo memilih pindah ke Karangmojo.

Raja Mataram Sunan Amangkurat Amral dari Kartosuro mengutus Senopati Ki Tumenggung Prawiropekso.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya