PPKM Dicabut, Ahli Kesehatan Ungkap Ini Faktor Penentunya!

Kevi Laras, Jurnalis
Jum'at 30 Desember 2022 10:30 WIB
Ilustrasi. (foto: Okezone)
Share :

WACANA pemerintah Indonesia yang merencanakan pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menjadi perhatian publik. Ahli kesehatan Prof Zubairi Djoerban mengungkapkan beberapa kemungkinan faktor penentu yang membuat PPKM bisa dicabut.

Mulai dari jumlah kasus Covid-19 di dinilai kurang dari 1.000 dan angka kematian di bawah 30 kasus per-harinya. Prof Zubairi juga mengatakan Indonesia berdasarkan data word ranking Covid-19 turun drastis.

 

"Merencanakan untuk melepas PPKM dasarnya, adalah karena kasus barunya sekarang ini selama beberapa hari berturut-turut sudah kurang dari 1.000 kasus, yang meninggal selalu per hari kurang dari 30. Kemudian, pada tanggal 29 Desember ranking dunia kasus baru seminggu untuk Indonesia, turun sempat 3 sekarang ke nomor 31," ungkap Prof Zubairi kepada MNC Portal, Kamis (29/12/2022)

Selain dari itu, Prof Zubairi juga mengatakan jika angka keterisian tempat tidur (BOR) dan vaksinasi sudah tinggi. Namun kondisi Covid-19 yang dinilai landai, tetap mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Ditambah juga, lebih baik menghindari tempat -tempat kerumunan. Mengingat jelang pergantian tahun baru 2022 ke 2023, memungkinkan terjadinya perkumpulan di mana-mana.

"Kemudian ketelisian tempat tidur juga rendah positif rendah, cakupan tinggi jadi memang cukup alasan bagi pemerintah untuk melepas ppkm. Untuk masyarakat himbauan saya adalah ya keluar rumah harus tetap pakai masker, kemudian jangan berkumpul bersama di tempat rame banget jadi yang berdesak-desakan itu harus dia hindari," jelas imbau Prof Zubairi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya