4 Hal yang Dialami Tubuh ketika Stop Konsumsi Makanan Olahan

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 27 Desember 2022 08:00 WIB
makanan olahan, (Foto: Freepik)
Share :

SALAH satu praktik dari clean eating, adalah dengan mengurangi atau bahkan stop sama sekali mengonsumsi makanan olahan.

Makanan olahan atau processed foods, seperti disebut Mara Weber, RD, ahli diet rawat inap klinis di Pusat Medis Wexner Universitas Negeri Ohio, adalah makanan apa pun yang telah diubah secara teknis dalam beberapa cara selama persiapan prosesnya. Pemrosesan yang bisa menggunakan bahan tidak sehat, dengan menambahkan lebih banyak gula, natrium, atau lemak trans.

Makanan olahan adalah makanna kemasan yang biasa ditemukan di freezer, rak deli foods, , atau makanan cepat saji yang ada di rak selama berbulan-bulan.

Nah, ketika memutuskan untuk stop makan makanan olahan dari pola makan sehari-hari, secara alami tubuh akan mengalami beberapa penyesuaian. Apa saja yang dialami oleh tubuh, saat kita tak lagi makan makanan olahan? Simak paparan singkatnya, sebagaimana dijelaskan Mara Weber, RD, ahli diet di Pusat Medis Wexner Universitas Negeri Ohio, dilansir dari Health, Selasa (27/12/2022).

1. Mungkin merasa kelelahan: Bergantung pada seberapa banyak makanan olahan yang sebelumnya suka dimakan, di masa awal clean eating, biasanya akan merasa ada peningkatan kelelahan, atau jadi cepat marah. Tenang, ini biasanya tidak berlangsung lama, menurut Weber, dan tubuh kemungkinan besar akan kembali normal setelah periode penyesuaian.

2. Merasa makanan jadi terlalu manis atau asin: Bukan langsung akan tiba-tiba jadi tak suka hidangan dessert favorit, tapi seiring berjalannya waktu, berkurangnya hasrat akan ingin makan makanan ringan kemasan atau camilan buatan pabrik. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya