Jika gejala tidak berkurang dengan analgesik nonopioid, umumnya kortikosteroid dapat diberikan secara sistemik atau sebagai injeksi epidural. Pada pasien tertentu, gabapentin dan amitriptyline sering digunakan untuk nyeri neuropatik refrakter.
Kemudian dikombinasikan dengan terapi fisik dan latihan di rumah yang bisa membantu memperbaiki postur tubuh dan memperkuat otot leher. Sehingga mengurangi gerakan tulang belakang yang semakin mengiritasi atau menekan akar saraf.
Lalu yang kedua melalui prosedur invasif, termasuk pembedahan. Namun, prosedur invasif ini harus dipertimbangkan untuk hal-hal seperti;
• Defisit neurologis yang persisten atau memburuk, terutama defisit objektif (misalnya, kelemahan, defisit refleks) akibat radikulopati servikal.
• Kompresi akut sumsum tulang belakang yang bisa menyebabkan mielopati;
• Nyeri akar saraf yang parah dan sulit diatasi atau defisit sensorik.
• Lesi yang secara akut menekan sumsum tulang belakang menyebabkan mielopati memerlukan evaluasi bedah segera (lihat diagnosis kompresi sumsum tulang belakang).
BACA JUGA:Mitos atau Fakta, Orang yang Suka Marah-Marah Tensinya Tinggi?
BACA JUGA:Pesepakbola Suka Meludah Saat Bertanding, Ini Loh Alasan Medisnya!
(Rizky Pradita Ananda)