Data Resmi China Hanya 5 Ribu Kematian Covid-19, dari Mana Klaim 1,5 Juta Berasal?

Vivin Lizetha, Jurnalis
Rabu 21 Desember 2022 12:15 WIB
Ilustrasi data kematian Covid-19 di China. (foto:
Share :

JUMLAH kematian akibat Covid-19 di China semakin meningkat usai diberlakukan pencabutan pembatasan. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna rumah duka dan krematorium khusus Covid-19 di Beijing.

Meski begitu, China tidak melaporkan sama sekali penambahan kasus kematian selama dua pekan terakhir. Terakhir dilaporkan hanya ada dua kasus kematian yang diumumkan pada 4 Desember 2022 lalu.

 

Padahal, dikutip dari Japan Times, setidaknya ada sekitar 30 jenazah korban Covid-19 yang dikremasi pada hari Rabu (14/12/2022) lalu. Hal ini disampaikan staf di krematorium pada Financial Times. Mereka bahkan menyebutkan kewalahan dengan permintaan kremasi yang meningkat akhir-akhir ini.

China telah melaporkan hanya 5.235 kematian akibat COVID-19 sejak pandemi dimulai pada akhir 2019, dengan kasus pertama yang diketahui di pusat kota Wuhan. Sejak saat itu sistem penguncian, pengujian massal, dan isolasi diberlakukan. Sejak saat itu Tiongkok mengklaim melewati masa pandemi yang panjang "tanpa virus."

Saat lockdown dibuka, China mengalami hampir 1 juta kematian akibat COVID-19, menurut sebuah laporan oleh para peneliti di Hong Kong pada hari Kamis (15/12/2022). Data yang diperoleh Institute of Health Metrics and Evaluation menunjukkan kematian bisa mencapai 1 juta hingga 2023 karena pembalikan tiba-tiba dari nol-COVID menghasilkan lonjakan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya