Mengenal glaukoma
Glaukoma masih menjadi salah satu momok penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Bahkan, menduduki posisi tertinggi kedua penyakit mata, setelah katarak.
Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma justru berpotensi memberi impak yang lebih fatal, hingga kebutaan permanen.
Ada sederet kategori orang-orang yang berisiko tinggi mengalami glaukoma. Yakni orang-orang yang usianya sudah lebih dari 40, orang-orang dengan keluarganya ada riwayat penderita glaukoma, penderita minus dan hiperopia tinggi, pengidap diabetes melitus, hipertensi, dan kelainan kardiovaskular, pernah cedera mata atau trauma, serta pengguna obat-obatan steroid dalam jangka panjang.
(Helmi Ade Saputra)