Adapun Tatalaksana medis dilakukan untuk menghilangkan nyeri dengan melakukan pemeriksaan penunjang Laboratorium dan Radiologi, Tindakan ESWL (Extracorporeal Shockwave Lithotripsy) dan PCNL ( Percutaneous Nephro Litholapaxy).
dr Pebrian Jauhari menegaskan, tatalaksana yang dilakukan untuk menurunkan rasa nyeri dengan melakukan terapi konservatif ataupun ekspulsif medikamentosa, ESWL, endourologi dan pPembedahan.
Data angka menunjukan angka rata rata kekambuhan adalah 7% atau kurang lebih 50% pada kurun waktu 10 tahun terakhir.
dr Pebrian Jauhari menerangkan, untuk mencegah pembentukan batu di saluran kemih dilakukan dengan menghindari dehidrasi. "Ini dilakukan dengan memenuhi kebutuhan air putih harian 2-3 Liter, melakukan diet rendah protein, oksalat, garam dan purin."
Selain itu juga medikamentosa pada pengidapnya dengan terapi sebagai pengobatan atau minum obat secara oral, pil, kapsul, suntik hingga infus.
(Dyah Ratna Meta Novia)