TES genomik mungkin masih terdengar asing di sebagian besar masyarakat awam. Sesuai dengan namanya, tes genomik ini memang terkait dengan genetik.
Secara umum genetika dikenal sebagai ilmu yang mempelajari gen dan segala aspeknya. Dalam bidang kesehatan, pemeriksaan gen disebut dengan genomik. Tes genomik terdiri dari dua jenis, tes genomik untuk variasi gen di bidang kesehatan ialah nutrigenomic (nutrigenomik) dan pharmacogenomic.
Nutrigenomic sendiri merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara faktor genetik dengan nutrisi yang memiliki komposisi spesifik, dan mampu menginduksi ekspresi gen dalam tubuh. Sementara pharmacogenomic, disebut studi peran genom dalam respons obat dan menganalisis susunan genetik seseorang mempengaruhi responnya terhadap obat.
Tes genomik, diungkap Ahli Genomik Molekuler, Prof. dr. Herawati Sudoyo merupakan prosedur pemeriksaan lebih luas terkait gen, sehingga bisa melihat berbagai aspek kesehatan seperti penyakit, sampai bagaimana pola makan atau gaya hidup seseorang yang akan dianjurkan oleh dokter.
“Genomik merupakan informasi, karena itu adalah total dari keseluruhan informasi genetik. Jadi genomik itu total dari keseluruhan genetik kita,” jelas Prof Herawati di Talkshow Edukasi Kesehatan A GENEius Way for Healthier Life, Jakarta, baru-baru ini.
“Komplit, karena seluruh kromosom yang meliputi genomik tersebut jadi yang besar sekali (untuk jangkauan pengecekan)," jelas Prof Herawati lagi.