Kepulauan Maluku pun semakin ramai lantaran menjadi pusat perdagangan rempah-rempah yang disinggahi para pedagang dari berbagai negara.
Perdagangan di kawasan Maluku pun terus berkembang hingga masa kerajaan Islam di abad ke-15 hingga kedatangan bangsa Eropa.
Bangsa barat diketahui datang ke Maluku setelah jatuhnya Konstantinopel dengan mencari jalan ke dunia Timur untuk menemukan pulau rempah-rempah.
Itulah alasan kenapa Maluku dijuluki The Spicy Island.
(Salman Mardira)