Sederet Masalah Kesehatan yang Bisa Bikin Air Seni Berbau Busuk

Pradita Ananda, Jurnalis
Selasa 13 Desember 2022 08:00 WIB
penyebab urin berbau menyengat, (Foto: Freepik)
Share :

AIR seni berbau merupakan hal biasa, namun akan menjadi hal yang tak biasa jika air seni ini berbau tajam.

Air seni yang berbau tajam menyengat ini bisa menandakan adanya masalah kesehatan kronis. Sebab, tubuh yang terhidrasi dengan baik dan sehat biasanya tidak menghasilkan air urin yang berbau busuk, melainkan hanya sedikit atau tidak berbau sama sekali.

Menurut Mayo Clinic, jika urin menjadi sangat pekat yaitu jika mengandung produk limbah tingkat tinggi dengan sedikit air, urin jadi berpeluang berbau amonia yang kuat.

Ada beberapa tanda kondisi masalah kesehatan, yang bisa menjadi tanda dari air seni yang berbau tajam ini. Melansir Times of India, Selasa (13/12/2022) berikut paparannya.

1. Diabetes: Kondisi kronis yang terjadi karena pankreas tak bisa memproduksi cukup insulin, atau tubuh tak bisa menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Diabetes yang tidak terkontrol, memang sering menyebabkan urin berbau busuk, kuat, atau bahkan bau manis seperti buah. Ini berasal dari gula dalam urin dan merupakan tanda tubuh sedang berusaha membuang gula ekstra dalam darah.

2. Infeksi saluran kemih (ISK): Infeksi bakteri seperti infeksi saluran kemih (ISK) juga dapat menyebabkan urin berbau tidak sedap. Kencing bisa berbau seperti amonia, yang menunjukkan bahwa bakteri penyebab infeksi ini mungkin bersarang di sistem saluran kemih, yang meliputi uretra, ginjal, atau kandung kemih.

3. Prostatitis: Prostatitis adalah kelainan pada kelenjar prostat yang biasanya berhubungan dengan peradangan. Selain menyebabkan nyeri dan sulit buang air kecil, kelainan ini bisa memicuair seni jadi berbau busuk. Mirip dengan infeksi kandung kemih, prostatitis dapat menyebabkan bau seperti telur busuk pada air seni manusia.

4. Masalah organ hati: Menurut MedlinePlus, penyakit liver dapat menyebabkan air seni berbau apek, aroma tajam tak sedap ini menandakan adanya penumpukan racun dalam urin, yang disebabkan ketika organ hati tidak dapat memecahnya secara efisien. Bau ini juga bisa disertai urin berwarna gelap, coklat, kuning, atau bahkan jingga akibat penumpukan bilirubin.

 BACA JUGA:Sederet Mitos Tentang HIV/AIDS, Nomor 5 Paling Sering Terdengar

BACA JUGA:Tahukah Kamu? Operasi Plastik Sebenarnya Tak Pakai Plastik Sama Sekali!

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya