ALASAN kenapa kebanyakan minum kopi bisa sebabkan Miss V jadi bau tak sedap menarik diulas.Beberapa orang bertanya-tanya, apakah ada makanan yang terkadang membuat vagina Anda berbau tidak sedap.
Melansir Everydaywellnes, pertanyaan itu membuat para peneliti kesehatan melakukan riset mengenai makanan atau minuman yang bisa membuat Miss V menjadi bau. Salah satunya kopi yang meningkatkan risiko infeksi jamur.
Sebab kafein adalah zat yang terkandung kuat dalam kopi. Kebanyakan wanita di seluruh dunia minum hingga 10 sampai 12 cangkir sehari dan jarang menyadari efek sampingnya .
Alasan kenapa kebanyakan minum kopi bisa sebabkan Miss V jadi bau tak sedap bisa dapat membatasi kemampuan melawan kandida tubuh Anda. Padahal kopi menjadi salah satu minuman yang disukai wanita dikarenakan rasa maupun penyajiannya.
Selain itu, makanan berbau tajam seperti kopi atau bawang memengaruhi cairan tubuh, termasuk keputihan dan bau.
Untuk itu, ada cara mengatasi vagina berbau. Simak berikut ini :
1. Menjaga area kewanitaan kering
Area kewanitaan sebaiknya tetap kering. Para wanita disarankan menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat.
Kondisi ini dapat meningkatkan kelembapan pada daerah kewanitaan yang dapat memicu infeksi dan berkumpulnya bakteri.
Hal tersebutlah yang menjadi penyebab gangguan kesehatan pada miss V yang juga dapat menyebar ke infeksi leher rahim. Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa menggunakan pakaian dalam berbahan katun.
2. Menjaga kebersihan miss V
Para wanita disarankan menjaga kebersihan miss V, salah satunya dengan membasuh vagina dari depan ke belakang setelah buang air. Hal ini penting dilakukan agar bakteri yang ada di sekitar anus tidak masuk ke dalam vagina. Cara ini juga dapat menurunkan risiko infeksi salurah kemih.
3. Membersihkan miss V menggunakan sabun khusus
Para wanita juga dianjurkan untuk menggunakan sabun berbahan lembut untuk membersihkan vagina. Selain itu, rutin mengganti pembalut saat menstruasi juga penting dilakukan untuk mencegah pertumbuhan jamur yang dapat memicu timbulnya berbagai masalah.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sabun pembersih khusus kewanitaan yang mengandung wewangian. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang menggunakan cairan pembersih vagina akan merasa lebih bersih dan percaya diri.
Namun, sebelum Anda menggunakannya, perlu diketahui bahwa salah satu risiko yang dapat muncul akibat pemakaian pembersih vagina adalah berkurang atau melemahnya bakteri baik pada vagina, sehingga infeksi pun lebih mudah terjadi.
Oleh karena itu, konsultasikan lebih dulu ke dokter untuk mengetahui manfaat dan risiko pemakaian cairan pembersih vagina.
4. Menggunakan daun sirih
Khasiat daun sirih (betel leaf) sudah digunakan sejak zaman dahulu hingga saat ini. Bahkan, daun sirih telah dikenal sebagai tanaman dengan segudang manfaat.
Selain manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, tanaman merambat yang satu ini juga populer untuk mengatasi berbagai masalah terkait kemaluan wanita atau miss V.
Sejauh ini, tidak ada penelitian yang secara langsung menyebutkan bahwa daun sirih bisa menghilangkan bau pada kemaluan wanita.
Namun, beberapa penelitian menemukan fakta bahwa daun sirih memiliki fungsi antibakteri.
Jika digunakan dengan benar, daun sirih diyakini dapat membunuh berbagai faktor penyebab keputihan tak normal, seperti bakteri, jamur, virus, dan protozoa.
Selain itu, kandungan fenol (karvacrol) dan fenilpropana (eugenol dan kavikol) dalam minyak atsiri daun sirih berfungsi sebagai antiseptik (bakterisida dan fungisida) yang sangat kuat.
Air rebusan daun sirih juga diyakini ampuh menghilangkan gatal pada vagina dan membantu menjaga keseimbangan pH (keasaman) vagina agar terhindar dari jamur Candida albicans penyebab keputihan.
(RIN)
(Rani Hardjanti)