Kemudian untuk mendiagnosis SPS dengan berdasarkan gejala klinis dan adanya pemeriksaan neurofisiologi otot.
Ia juga mengimbau untuk menjaga pola hidup sehat, mengatur pola tidur, dan menjaga kebersihan seperti mengatur pembuangan BAB/BAK.
"Terjadi secara sporadis, umumnya terkait gangguan autoimun atau bisa jadi ada pengaruh genetik. Belum diketahui kapan akan munculnya seperti gempa bumi, tidak diketahui kapan akan terjadi, sehingga bisa dilakukan deteksi dini jika ada gejala/ tanda awal dari SPS. Terutama jika ada kaitannya dengan yang memiliki kanker tertentu, seperti kanker payudara," ucap dr Subagya.
(Dyah Ratna Meta Novia)