Apa Penyebab Benjolan pada Payudara Saat Menstruasi?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Kamis 08 Desember 2022 17:16 WIB
Benjolan pada payudara (Foto: Caicl)
Share :

APAKAH Anda pernah merasakan benjolan di payudara saat menstruasi. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran para wanita.

Bukan tanpa alasan, benjolan di payudara memang bisa terjadi dari beberapa penyebab, salah satunya kanker payudara.

 

Walau benjolan di payudara sering dikaitkan dengan penyakit kanker, nyatanya tidak semua benjolan di payudara merupakan gejala kanker.

Perlu diketehui bahwa siklus menstruasi dapat menyebabkan perubahan hormon sehingga beberapa wanita bisa mengalami pembesaran pada payudara yang disertai rasa nyeri. Walau tidak semua benjolan payudara saat menstruasi merupakan tanda kanker, hal ini tidak bisa diremehkan atau di abaikan.

Nah, untuk itu simak penyebab benjolan pada payudara saat menstruasi dilansir dari myoclonic.org.

1. Perubahan Fibrokistik

Payudara fibrokistik terdiri dari jaringan yang terasa kental atau bertekstur seperti tali. Kondisi payudara fibrokistik atau perubahan payudara fibrokistik ini sangat umum terjadi saat menstruasi. Kondisi payudara fibrokistik bukanlah penyakit. Perubahan payudara yang berfluktuasi dengan siklus menstruasi dan memiliki tekstur seperti tali dianggap normal.

 BACA JUGA:Red Flag! Ini 4 Tanda Menstruasi Berbahaya

2. Fibroadenoma

Fibroadenoma adalah kondisi benjolan payudara yang padat dan bukan tanda gajala kanker. Fibroadenoma paling sering terjadi di antara usia 15 dan 35 tahun, namun dapat ditemukan pada usia berapa pun saat mengalami menstruasi.

Fibroadenoma seringkali tidak menimbulkan rasa sakit, melainkan bisa terasa kencang, halus, dan kenyal. Kondisi ini mungkin terasa seperti benda bulat se-ukuran kacang polong di dalam payudara, atau mungkin terasa datar seperti koin. Saat disentuh, benjolan dapat bergerak dengan mudah di dalam jaringan payudara.

Fibroadenoma adalah benjolan payudara yang umum terjadi pada wanita saat menstruasi. Jika memiliki fibroadenoma, penyedia layanan kesehatan mungkin meminta kamu untuk memperhatikan perubahan ukuran atau rasa di dada. Tidak perlu khawatir , banyak fibroadenoma yang tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya