DEMAM berdarah (DBD) jadi salah satu penyakit khas musim hujan, seperti sekarang. Maka dari itu, pihak kepolisian Cianjur, tengah mengantisipasi serangan nyamuk penyebab demam berdarah di kamp pengungsian.
Sebagai bentuk pencegahan terjadinya kasus DBD di antara para pengungsi, polisi diketahui melakukan foging di tenda-tenda pengungsian korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, salah satunya dilakukan di Kampung Samoja Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur baru-baru ini.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan bahwa kegiatan jadi bentuk antisipasi serangan penyakit, mengingat cuaca di Cianjur saat ini diketahui kerap hujan dibarengi dengan panas terik.
"Kondisi cuaca di Cianjur semakin membingungkan. Pasalnya, sudah seminggu ini Cianjur dihadapkan dengan cuaca panas dan diselingi oleh hujan,” ungkap Kombes Pol Ibrahim kala ditemui awak media.
“Perkembangbiakan nyamuk di posko pengungsian semakin banyak," sambungnya cemas.
Menurutnya, cuaca yang tak menentu tersebut berpotensi menyebabkan perkembangbiakan nyamuk meningkat, termasuk nyamuk penyebab demam berdarah.
"Kondisi ini bisa mengakibatkan wabah penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk. Ini akan menjadi bencana kedua bagi para pengungsi, makanya dilakukan fogging sebagai tindakan preventif," jelas Kombes Pol Ibrahim
Sebelum melakukan fogging, para pengungsi di seluruh tenda pengungsian sudah diumumkan terlebih dahulu, untuk menghindari pencemaran bahan kimia.
"Sehingga, para pengungsi meninggalkan sejenak tendanya dan menutup atau membawa makanan minumannya supaya tidak tercemar oleh asap atau bahan kimia fogging,” pungkas Kombes Pol Ibrahim singkat.
BACA JUGA:Makin Banyak Dialami Anak Muda, 4 Tips Cegah Kena Darah Tinggi!
BACA JUGA:Tips Mencegah Cedera Saat Olahraga, Baca Yuk!
(Rizky Pradita Ananda)