SOSOK fenomenal Edi Raharjo atau yang lebih dikenal sebagai Lord Rangga meninggal dunia pada Rabu pagi, (7/12/2022). Berdasarkan keterangan kakak kandung Lord Rangga, Cayu Nurhemah, almarhum meninggal karena telah bertahun-tahun mengidap penyakit paru-paru.
Cayu mengatakan, Lord Rangga sudah menderita penyakit paru-paru selama dua tahun. Menurutnya, beberapa kali Lord Rangga juga pernah muntah darah.
Menurut data dari National Heart, Blood, and Lung Institute, penyakit pernapasan kronis, termasuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) menyumbang angka kematian ketiga di dunia, belum termasuk penyakit paru lainnya selain kanker paru.
Paru-paru, seperti halnya jantung, persendian, dan organ tubuh lainnya akan menua seiring dengan bertambahnya usia. Organ ini bisa kehilangan fleksibilitas dan kekuatannya. Sama seperti paru-paru yang pada akhirnya akan mulai kehilangan kinerjanya.
Hal inilah yang menjadi alasan pentingnya bagi Anda untuk aware terhadap kesehatan paru-paru, misalnya dengan menjaga kesehatan jantung, otak, atau organ tubuh lainnya. Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menjaga kesehatan paru-paru, dikutip dari Healthline.
1. Olahraga untuk meningkatkan pernapasan
Sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa rutin berolahraga sangat berperan untuk membuat paru-paru tetap sehat. Pasalnya, ketika Anda berolahraga, jantung akan berdetak lebih kencang dan paru-paru pun bekerja lebih keras karena tubuh membutuhkan banyak oksigen untuk kinerja otot.
Sebuah ulasan bertajuk Your Lungs and Exercise yang diterbitkan oleh Breathe, selama berolahraga, pernapasan akan mengalami peningkatan dari sekitar 15 kali per menit menjadi sekitar 40 hingga 60 kali per menit. Inilah mengapa Anda disarankan untuk melakukan olahraga aerobik yang meningkatkan pernapasan.
2.Jangan merokok
Siapapun tentu sudah tahu, bahwa merokok akan meningkatkan risiko tubuh terserang penyakit kanker paru-paru. Namun, itu bukanlah satu-satunya penyakit yang bisa terjadi karena rokok.
Ternyata, selain itu, merokok dikaitkan dengan sebagian besar penyakit paru, termasuk fibrosis paru idiopatik dan asma, bahkan bisa membuat penyakit paru yang sudah Anda alami menjadi semakin buruk.
3. Hindari paparan polutan
Selain menghindari rokok, Anda juga disarankan untuk menghindari paparan polutan di udara yang dapat merusak paru-paru dan mempercepat penuaan, serta membuat paru-paru rentan terserang infeksi dan penyakit.
Istirahatkan paru-paru dengan menghindari paparan asap rokok dari orang lain, tidak berolahraga di tengah lalu lintas yang padat, menghindari beraktivitas di luar ruangan ketika paparan polusi sedang tinggi, dan menggunakan masker jika rentan mengalami paparan polutan di tempat kerja.
4.Bernapas lebih dalam
Tahukah Anda, ketika bernapas pendek-pendek, Anda hanya menggunakan sebagian kecil paru-paru. Padahal, pernapasan dalam membantu membersihkan paru-paru dan melancarkan pertukaran oksigen di dalamnya.
Dalam studi berjudul Acute Effects of Deep Breathing for A Short Duration (2–10 Minutes) on Pulmonary Functions in Healthy Young Volunteers yang diterbitkan oleh Indian Journal of Physiology and Pharmacology, menyebutkan bahwa bernapas dalam-dalam meski hanya beberapa menit sangat bermanfaat untuk fungsi paru-paru.
5.Mencegah dari Infeksi
Salah satu hal yang juga berbahaya bagi paru-paru adalah adanya infeksi, terutama seiring bertambahnya usia. Bahkan, lansia yang berada dalam kondisi sehat pun akan sangat mudah terinfeksi pneumonia jika tidak menjaga kebersihan.
Cara terbaik untuk menghindari infeksi paru-paru adalah menjaga tangan tetap bersih cuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan hindari terlalu sering menyentuh wajah.
(Vivin Lizetha)